Komplotan begal bersenjata tajam di Palmerah Jakbar diburu polisi

6 hours ago 9

Jakarta (ANTARA) - Polisi memburu komplotan begal yang melukai serta mencuri sepeda motor dan ponsel korban di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar).

Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora menyebutkan pihaknya telah menerima laporan terkait pembegalan tersebut.

"Korban sudah buat laporan polisi," kata Gomos melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa malam.

Sebelum insiden pembegalan itu terjadi, korban tengah berhenti di pinggir jalan yang sepi pada Senin (4/5) dini hari.

"Informasi awal, berhenti di jalan, sesuai video yang viral," ujar Gomos.

Pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan unit Reskrim Polres Metro Jakarta Barat untuk mengungkap kasus pembegalan tersebut.

"Polres bantu ungkap kasusnya. Masih dalam pengembangan," imbuh Gomos.

Baca juga: Pemotor dibegal dengan senjata tajam di Jakbar, polisi telusuri lokasi kejadian

Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5) dini hari. Setelah melukai korban, pelaku merampas kendaraan beserta ponsel milik korban.

Dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @info.kebonjeruk, nampak korban tengah memarkir kendaraannya di pinggir jalan.

Tak lama berselang, segerombolan pelaku bersepeda motor menghampiri korban. Kemudian, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban.

Dalam keterangan video itu, korban disebut mengalami luka bacok dan kehilangan ponsel serta sepeda motornya setelah dirampas oleh komplotan begal tersebut.

Baca juga: Polres Jakpus tangkap empat pelaku begal bersenjata tajam

Baca juga: Polisi selidiki kasus begal berujung pemukulan di Pasar Minggu

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |