Manulife Aset Manajemen Indonesia Borong 3 Penghargaan Bergengsi Asia Asset Management 2026

8 hours ago 11

Jakarta (pilar.id) – PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan memborong tiga penghargaan pada ajang AAM Best of the Best Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Asia Asset Management di Hong Kong.

Dalam ajang tersebut, MAMI berhasil mempertahankan predikat Best Asset Management Company untuk ke-10 kalinya. Selain itu, perusahaan juga kembali meraih penghargaan Best Bond Manager untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, serta penghargaan CEO of the Year yang dianugerahkan kepada Afifa selaku CEO & President Director MAMI.

Pencapaian ini semakin memperkuat posisi MAMI sebagai salah satu manajer investasi terkemuka di Indonesia. Perusahaan dinilai konsisten menghadirkan solusi investasi berkualitas dengan mengedepankan disiplin pengelolaan portofolio, tata kelola yang kuat, serta inovasi produk bagi investor ritel maupun institusi.

Afifa menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kinerja perusahaan yang telah memasuki 30 tahun kiprah di Indonesia. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara manajemen risiko yang kuat dan kemampuan menghasilkan kinerja investasi yang optimal secara berkelanjutan. Selain itu, MAMI terus mengembangkan berbagai solusi investasi, termasuk reksa dana dan Kontrak Pengelolaan Dana, untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis.

Selama enam tahun terakhir sejak 2020, MAMI berhasil menjaga posisi terdepan di industri melalui pertumbuhan dana kelolaan yang signifikan. Perusahaan juga membangun fondasi internal melalui budaya kerja kolaboratif dan inklusif, serta memperkuat fondasi eksternal lewat perluasan distribusi, edukasi investor, dan inovasi produk.

Founder dan Publisher Asia Asset Management, Tan Lee Hock, menilai MAMI menunjukkan kepemimpinan kuat melalui produk dan layanan yang komprehensif. Ia juga menyoroti langkah strategis MAMI dalam menyelesaikan akuisisi terhadap PT Schroder Investment Management Indonesia sebagai faktor penting yang akan mendorong pertumbuhan perusahaan ke depan.

Hingga akhir 2025, MAMI mencatatkan total dana kelolaan sebesar Rp124,3 triliun dengan pangsa pasar 11,9 persen di industri manajer investasi nasional. Untuk segmen reksa dana, dana kelolaan mencapai Rp63 triliun dengan pangsa pasar 9,3 persen. MAMI juga mengelola 37 produk reksa dana dan 72 Kontrak Pengelolaan Dana yang dipasarkan melalui berbagai jalur distribusi.

Jumlah investor MAMI terus meningkat hingga mencapai 2,6 juta investor, atau setara dengan 12,8 persen dari total investor reksa dana di Indonesia yang mencapai 20,2 juta per Desember 2025, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Pada 31 Maret 2026, MAMI resmi merampungkan akuisisi Schroders Indonesia. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kapasitas perusahaan dalam menghadirkan solusi investasi yang lebih luas dan berkualitas tinggi, sekaligus memperkokoh posisi di industri yang terus berkembang.

Penghargaan Best Asset Management Company yang diraih MAMI sebanyak sepuluh kali sejak 2015, termasuk tujuh kali berturut-turut sejak 2020, menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja, tata kelola, serta kontribusi terhadap industri dan masyarakat. Sementara itu, penghargaan Best Bond Manager mencerminkan keahlian MAMI dalam mengelola portofolio pendapatan tetap melalui berbagai strategi investasi yang adaptif. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |