Tangerang (pilar.id) – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mendorong peran aktif Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di pasar kerja internasional. Langkah ini dinilai strategis untuk membuka peluang karier global bagi tenaga kerja Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin dalam agenda di Tangerang, Jumat (3/3/2026). Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar luar negeri.
Menurutnya, BUMN memiliki peran besar dalam memperkuat kualitas SDM melalui berbagai program, termasuk pemanfaatan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Program tersebut dinilai efektif untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat.
Muhaimin juga menilai bahwa tenaga kerja Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan negara lain, baik dari sisi profesionalisme maupun karakter. Hal ini menjadi modal penting untuk menembus pasar kerja global yang semakin kompetitif.
Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi sejumlah BUMN dan lembaga yang telah berkontribusi dalam peningkatan kualitas tenaga kerja, di antaranya PT Angkasa Pura dan PT Kereta Api Indonesia, serta lembaga penempatan pekerja migran.
Sebanyak 200 calon pekerja migran Indonesia diberangkatkan melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) di sektor manufaktur. Program ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperluas akses tenaga kerja Indonesia ke pasar global melalui inisiatif SMK Go Global.
Program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, yang sebelumnya memberikan arahan khusus dalam rapat kabinet pada November 2025. SMK Go Global dirancang sebagai jembatan untuk mencetak talenta siap kerja yang mampu bersaing secara internasional.
Skema awal program ini didukung pembiayaan dari CSR BUMN dan menjadi tahap uji coba sebelum diimplementasikan secara lebih luas dalam sistem reguler. Model ini diharapkan dapat terus disempurnakan guna menciptakan ekosistem tenaga kerja global yang berkelanjutan.
Adapun peserta yang diberangkatkan berasal dari berbagai jalur kolaborasi, termasuk program CSR BUMN serta fasilitasi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia. Langkah ini menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam mendukung ekspansi tenaga kerja nasional.
Muhaimin menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penempatan tenaga kerja, tetapi juga upaya strategis untuk meningkatkan daya saing SDM Indonesia di kancah global. Dengan dukungan pelatihan yang tepat dan sistem yang terintegrasi, tenaga kerja Indonesia diharapkan mampu menjadi representasi kualitas dan profesionalisme di pasar internasional. (usm)

5 hours ago
8

















































