Tangerang Selatan (pilar.id) – Sinar Mas Land melalui Digital Hub menyalurkan beasiswa senilai Rp1,2 miliar bagi calon mahasiswa program Sarjana (S1) Digital Business dan Information Technology di Monash University, Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung pengembangan talenta digital nasional sekaligus menjawab kebutuhan sumber daya manusia untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Program beasiswa tersebut diberikan melalui NextGen Undergraduate Scholarship Program, sebuah inisiatif yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri digital. Beasiswa ini juga menjadi respons terhadap tingginya kebutuhan tenaga kerja digital di Indonesia yang diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Mengacu pada data Kementerian Komunikasi dan Digital bersama World Bank pada 2025, Indonesia masih membutuhkan sekitar 3 juta talenta digital hingga 2030, atau setara dengan 600 ribu tenaga digital baru setiap tahun untuk mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor strategis.
Melalui program tersebut, Sinar Mas Land berupaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda sekaligus membekali mereka dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri digital global.
Seleksi penerima beasiswa diawali melalui NextGen Digital Impact Competition yang diselenggarakan pada Juni 2026. Kompetisi berskala nasional itu mengajak peserta mengidentifikasi berbagai tantangan di bidang bisnis digital dan teknologi informasi melalui pendekatan berbasis riset. (ret/hdl)
Dalam kompetisi tersebut, peserta diminta menyusun problem statement essay yang mengulas akar persoalan, dampak terhadap masyarakat maupun industri, serta menawarkan solusi inovatif yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Lebih dari sepuluh peserta mengikuti proses seleksi hingga akhirnya terpilih delapan finalis terbaik yang berhak melaju ke babak presentasi di hadapan dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi industri.
Penilaian dilakukan berdasarkan kedalaman analisis, relevansi isu yang diangkat, pemahaman terhadap dampak permasalahan, serta kemampuan peserta menyampaikan argumentasi secara sistematis dan berbasis data.
Dari hasil seleksi tersebut, Clara Sutanto ditetapkan sebagai pemenang kategori Digital Business melalui karya ilmiah berjudul Caring for the Forgotten Generation. Sementara kategori Information Technology dimenangkan oleh Darlene Jovela Rachmat melalui karya The Digital Divide in Healthcare: How Accessible is AI in Rural Indonesia?.
Kedua pemenang memperoleh beasiswa penuh 100 persen untuk menempuh pendidikan jenjang sarjana di Monash University, Indonesia.
Vice President of Education Monash University, Indonesia, Dr. Yessy Arnold Perangin Angin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Sinar Mas Land. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan menguasai teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Ia berharap para penerima beasiswa dapat berkembang menjadi talenta unggul yang mampu menghadirkan inovasi sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan industri.
Sementara itu, CEO Urban Solution & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, mengatakan investasi pada generasi muda merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, program beasiswa ini bertujuan membuka akses pendidikan internasional sekaligus membekali mahasiswa dengan kompetensi dan perspektif global agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.
Ia menambahkan, sebagai World-Class Education Township, BSD City terus memperkuat ekosistem pendidikan, teknologi, dan inovasi melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan bertaraf internasional. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan talenta yang berkontribusi terhadap penguatan ekonomi digital nasional.
Pada 2026, Monash University, Indonesia resmi membuka program sarjana Digital Business, Information Technology, dan Design yang mulai menjalani perkuliahan perdana pada 27 Juli 2026.
Sejak hadir di BSD City pada 2021, Monash University, Indonesia telah menyelenggarakan berbagai program pascasarjana, di antaranya Business Innovation, Data Science, Public Health, Public Policy and Management, Urban Design, hingga program doktoral. Secara global, Monash University menempati peringkat ke-31 dunia berdasarkan QS World University Rankings 2027.
Kehadiran Monash University di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, Kesehatan, dan Inovasi (KEK ETKI) Banten semakin memperkuat ekosistem Digital Hub BSD City, yang mengintegrasikan institusi pendidikan, perusahaan teknologi, startup, pusat riset, serta pelaku industri dalam satu kawasan.
Melalui kolaborasi tersebut, Sinar Mas Land berharap dapat terus mempercepat pengembangan talenta digital Indonesia, memperkuat ekosistem inovasi nasional, serta meningkatkan daya saing bangsa dalam menghadapi transformasi ekonomi digital di tingkat global.

4 hours ago
2































