Waspada, ini lima modus penipuan yang marak terjadi jelang Lebaran

2 days ago 15

Jakarta (ANTARA) - Menjelang Lebaran, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat. Sayangnya, momen ini sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai jenis penipuan di sektor keuangan.

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi selama bulan Ramadhan hingga Idulfitri 1446 H. Berikut adalah lima modus penipuan yang wajib diwaspadai:

1. Pinjaman online ilegal

Modus ini menawarkan pinjaman dengan proses cepat tanpa syarat rumit untuk memenuhi kebutuhan jelang Lebaran. Penawaran ini sering kali muncul melalui pesan singkat atau media sosial. Pinjaman online ilegal memiliki risiko tinggi seperti bunga yang mencekik, penyalahgunaan data pribadi, hingga intimidasi oleh pihak penagih. Pastikan untuk memeriksa legalitas pinjaman di situs resmi OJK sebelum mengajukan pinjaman.

2. Investasi bodong

Penipuan ini menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa risiko. Tawaran investasi ilegal sering kali menggunakan skema Ponzi atau piramida yang hanya menguntungkan pihak di atas. Salah satu contoh terbaru adalah kasus World Pay One (WPONE) yang telah dinyatakan ilegal oleh Satgas PASTI sejak Januari 2025. Jangan mudah tergiur keuntungan besar dan selalu cek izin usaha di OJK.

3. Phishing

Phishing adalah upaya mencuri data pribadi seperti kata sandi dan informasi keuangan melalui tautan atau situs palsu. Penipu sering kali menyamar sebagai lembaga keuangan resmi dan mengirimkan tautan melalui email atau pesan singkat. Hindari mengklik tautan yang mencurigakan dan pastikan Anda hanya mengakses situs resmi.

4. Impersonation (Penyamaran)

Modus ini melibatkan penipuan dengan menyamar sebagai lembaga keuangan atau pihak berwenang. Penipu menggunakan logo atau identitas lembaga resmi untuk meyakinkan korban. Jika menerima komunikasi yang mengatasnamakan lembaga tertentu, selalu verifikasi langsung melalui saluran resmi.

5. Penipuan lowongan kerja paruh waktu

Menjelang Lebaran, banyak penawaran kerja paruh waktu yang menjanjikan penghasilan tambahan. Namun, beberapa di antaranya adalah penipuan yang meminta biaya pendaftaran atau informasi pribadi. Waspadai penawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan dan hindari memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas.

Tips menghindari penipuan jelang lebaran:

  • Jangan klik tautan dari sumber yang tidak jelas.
  • Selalu cek legalitas pinjaman atau investasi di website resmi OJK.
  • Hindari memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.
  • Laporkan aktivitas mencurigakan ke OJK melalui nomor 157 atau situs http://iasc.ojk.go.id.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, Anda bisa melindungi diri dari berbagai modus penipuan di masa menjelang Lebaran. Jangan mudah tergiur dengan janji manis, dan selalu periksa kebenarannya sebelum bertindak.

Baca juga: Satgas PASTI: Waspadai penipuan website mengatasnamakan IASC

Baca juga: Aktor Byeon Woo Seok jadi korban peniruan identitas untuk penipuan

Baca juga: Cara hindari phishing saat belanja lewat platform daring

Pewarta: Allisa Luthfia
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |