London (pilar.id) – Pertemuan dua tim terbaik di Liga Champions 2025/26 akan tersaji di Emirates Stadium saat Arsenal menjamu Bayern Munich, Kamis (27/11) pukul 03.00 WIB.
Keduanya jelas menjadi sorotan, karena sama-sama mengumpulkan 12 poin dari empat laga fase liga, menjadikan duel ini sebagai salah satu pertandingan paling dinantikan pekan ini.
Arsenal dalam Performa Mengesankan
Skuad Mikel Arteta datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan meyakinkan 4-1 atas Tottenham Hotspur pada akhir pekan. Performa cemerlang Eberechi Eze, termasuk torehan trigol historisnya di derby London Utara, menambah momentum positif The Gunners yang kini memimpin klasemen Premier League dengan selisih nyaman.
Di kompetisi Eropa, Arsenal tampil sempurna dengan empat kemenangan beruntun, mencetak 11 gol tanpa sekali pun kebobolan.
Konsistensi itu membuat mereka dianggap sebagai salah satu kekuatan paling stabil musim ini. Laga melawan Bayern kemudian menjadi ujian terbesar untuk mempertahankan rekor 15 kemenangan beruntun di Emirates pada fase liga Liga Champions.
Namun, persiapan Arsenal tidak sepenuhnya ideal. Gabriel Magalhaes, Gabriel Jesus, dan Kai Havertz dipastikan absen, sementara Martin Odegaard masih dalam pemulihan cedera lutut.
Meski begitu, kembalinya Noni Madueke dan Gabriel Martinelli menambah kedalaman skuad. Penampilan solid Piero Hincapie di derby London Utara membuatnya berpeluang tetap mengisi lini belakang.
Bayern: Produktivitas Tinggi, Tapi Krisis Kebugaran
Meski tidak seketat Arsenal dalam aspek pertahanan, Bayern Munich tampil sangat produktif di bawah arahan Vincent Kompany. Kemenangan 2-1 atas Paris Saint-Germain di Paris menjadi bukti ketajaman mereka, meski harus kehilangan Luis Diaz yang terkena skorsing tiga laga setelah kartu merah.
Aksi luar biasa Michael Olise saat Bayern bangkit dari ketertinggalan 0-2 menjadi kemenangan 6-2 atas Freiburg semakin menegaskan kekuatan lini serang klub Bavaria tersebut. Bayern juga belum terkalahkan di semua kompetisi musim ini, dengan hanya satu hasil imbang sebelum jeda internasional.
Namun, sejumlah pemain kunci dipastikan absen. Jamal Musiala dan Alphonso Davies tidak tersedia karena cedera, sementara kondisi Serge Gnabry masih dipantau meski klub optimistis akan kehadirannya. Situasi ini dapat membuka jalan bagi pemain muda 17 tahun, Lennart Karl, yang sebelumnya mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda Bayern di Liga Champions.
Analisis dan Peluang Pertandingan
Arsenal dipandang memiliki keunggulan ringan karena kebugaran Bayern yang terganggu. Selain itu, kelemahan Bayern dalam menghadapi bola mati— dua gol Freiburg berasal dari situasi tersebut — memberi Arsenal peluang tambahan meski absennya Gabriel cukup signifikan bagi lini belakang tuan rumah.
Di sisi lain, Bayern tetap berbahaya berkat kombinasi Olise dan Harry Kane, yang konsisten menjadi ancaman utama. Rekor pertemuan juga menguntungkan Bayern, yang tak terkalahkan dalam lima laga terakhir melawan Arsenal dan unggul agregat tipis saat mereka bertemu pada perempat final 2023/24.
Dengan performa impresif kedua tim, pertandingan ini diprediksi berlangsung seimbang dan sarat intensitas. Arsenal mengandalkan organisasi permainan dan stabilitas pertahanan, sementara Bayern menonjolkan kedalaman serta kreativitas lini serang.
Perkiraan Susunan Pemain
Arsenal (4-3-3):
Raya; Timber, Saliba, Hincapie, Calafiori; Eze, Zubimendi, Rice; Saka, Merino, Trossard
Bayern Munich (4-2-3-1):
Neuer; Laimer, Upamecano, Tah, Guerreiro; Pavlovic, Kimmich; Olise, Karl, Gnabry; Kane (wid/hdl)

4 days ago
22

















































