Jakarta (ANTARA) - Seorang balita berusia tiga tahun berinisial AC mengalami luka di bagian dagu usai terjatuh dari balkon lantai dua rumah kontrakan di kawasan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Anak korban yang tiga tahun ini luka di dagu. Sudah kami jahit, sudah kami berikan pelayanan kesehatan," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur Kompol Sri Yatmini di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik dan bergerak cepat memberikan pertolongan pertama sebelum anak kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan.
Sri membenarkan, adanya luka pada korban. Luka dialami pada bagian dagu sehingga korban harus mendapatkan tindakan medis.
"Lukanya bagian dagu. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk dilakukan kontrol lebih lanjut," ujar Sri.
Baca juga: Balita Rawa Bunga jatuh dari lantai dua saat ibu jemput kakak
Ketua RT 08/RW 06 Rawa Bunga Firmansyah (50) menceritakan kronologi kejadian. Menurut dia, balita tersebut sempat naik ke lantai dua rumah sebelum akhirnya terpeleset dan jatuh.
"Kronologinya anak itu naik ke atas, lalu kepeleset jatuh terus tengkurap miring," kata Firmansyah saat ditemui di tempat kejadian perkara di Jalan Swadaya IV, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu.
Warga yang melihat kejadian langsung melapor kepadanya. Lalu, Firmansyah langsung mengecek lokasi dan benar kenyataannya balita inisial AC sudah dalam
"Warga teriak ke saya, ‘Pak RT, Pak RT ada yang jatuh, saya cek, lalu saya langsung bawa ke klinik untuk pertolongan pertama," ujar Firmansyah.
Sesampainya di klinik, petugas medis menyarankan agar luka di dagu korban dijahit. Namun, tindakan tersebut memerlukan persetujuan orang tua.
"Mau dijahit, tapi harus ada orang tuanya. Saya kan tidak ada wewenang, karena harus tanda tangan. Jadi saya bilang dibersihkan dulu untuk pertolongan pertama," katanya.
Baca juga: Begini kronologi balita lompat dari balkon di Jaktim
Tak lama kemudian, ibu korban datang ke klinik dan proses penjahitan luka pun dilakukan. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Premier Jatinegara Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.
Selain itu, Firmansyah menambahkan, warga sempat membuka pintu rumah karena khawatir masih ada anak lain di dalam rumah.
"Warga karena cemas, bukalah jendela sama pintu. Itu memang tidak dikunci. Terus dicek, yang paling kecil ada di dalam," katanya.
Peristiwa tersebut viral di media sosial (medsos) dan memicu perhatian publik. Kejadian itu berlangsung pada Selasa (6/1) sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Balita terjatuh dari rusunawa
Awalnya, polisi menerima informasi dari unggahan di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang anak kecil terjatuh dari lantai dua rumah.
Petugas kemudian menelusuri lokasi kejadian dan menemukan rumah tempat kejadian perkara (TKP) berada di wilayah Rawa Bunga, Jatinegara.
Akses menuju lokasi tersebut sangat sempit sehingga menyulitkan petugas. Namun, pencarian terbantu berkat dukungan tokoh masyarakat, RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta aparat kelurahan.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati rumah dalam keadaan terkunci dari luar. Di dalam rumah terdapat tiga anak, masing-masing berusia tujuh tahun, tiga tahun, dan dua tahun.
Sebelum kejadian sang ibu disebut sempat terlibat pertengkaran dengan teman dekatnya yang tinggal satu rumah. Peristiwa itu diduga disaksikan langsung anak-anaknya.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































