Model diduga dibegal di Jakbar, polisi tak temukan nama korban di RS

19 hours ago 15

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian tidak menemukan nama seorang model berinisial ADV di pangkalan data pasien Rumah Sakit Sumber Waras setelah model tersebut diduga menjadi korban begal di pinggir Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), pada Sabtu (16/5).

Dalam unggahan media sosial akun Threads @hmzr39, model itu disebut menjadi korban pembegalan saat tengah pulang ke rumahnya usai menjalani sesi pemotretan sekitar pukul 00.00 WIB.

Namun, dalam perjalanan pulang menggunakan layanan ojek online, korban disebut dibegal dan mengalami luka bacok pada bagian kepala sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan gabungan bersama Polsek Palmerah dan Polsek Grogol Petamburan.

Akan tetapi, pihak keluarga korban yang memviralkan dugaan pembegalan itu tidak menyebut secara pasti titik lokasi kejadian tersebut.

"Jadi, yang disebut pinggir jalan tol Kebon Jeruk itu kan panjang, dari mulai di kawasan masuk Tomang sana sampai mau ke Tangerang, itu kan masih Tol Kebon Jeruk dibilangnya. Jadi, kami, tiga Polsek menyelidiki bersama-sama," kata Aqsha saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Pihak keluarga korban juga sempat mengatakan korban menjalani perawatan di RS Sumber Waras.

Baca juga: Polda Metro Jaya bentuk Tim Pemburu Begal

Namun, Aqsha menyebutkan saat pihaknya melakukan pengecekan ke rumah sakit tersebut, tidak ditemukan adanya data atas nama pasien berinisial ADV atau pasien yang dirawat akibat luka bacok pada bagian kepala.

"Kami semua kemarin mengecek ke Rumah Sakit Sumber Waras, konfirmasi langsung ke IGD maupun pihak rumah sakitnya, itu tidak ditemukan ada yang atas nama yang bersangkutan datang ke sana, ataupun pasien yang menderita luka bacokan, apa segala macam, tidak ditemukan," ucap Aqsha.

Saat ini, Polsek Kebon Jeruk telah menyerahkan proses penyelidikan lebih lanjut dan penelusuran informasi melalui tim siber Polres Metro Jakarta Barat.

Aqsha menuturkan tidak ada laporan dari pihak korban atau informasi terkait insiden dugaan pembegalan tersebut, sehingga belum diketahui secara pasti lokasi atau titik kejadian itu.

"Kalau wilayah pinggir tol itu bukan cuma Kebon Jeruk saja, tapi ada juga wilayah Palmerah di sisi Jalan Arjuna Selatan, dan ada juga wilayah Grogol Petamburan di sisi Jalan Arjuna Utara. Sampai saat ini, kami belum tahu di sisi mana laporan kejadian ini terjadi dan masih penyelidikan juga," ungkap Aqsha.

Meski demikian, polisi disebut sudah menghubungi para pembuat utas di media sosial mengenai dugaan pembegalan tersebut, namun belum mendapatkan jawaban apa pun.

Aqsha pun meminta agar pihak-pihak yang memiliki informasi perihal dugaan pembegalan itu datang dan membuat laporan ke kantor polisi sehingga dapat dilakukan proses pendalaman dan pengusutan pelaku dugaan pembegalan tersebut.

Baca juga: Polisi ungkap motif komplotan begal di Palmerah untuk beli narkoba

Baca juga: Polisi ringkus begal bersenjata tajam di Palmerah Jakbar

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |