Bagsvaerd (pilar.id) – Lanskap industri farmasi global memasuki babak baru setelah raksasa kesehatan asal Denmark, Novo Nordisk, mengumumkan kolaborasi teknologi skala besar bersama Amazon Web Services (AWS).
Kemitraan ini dirancang khusus untuk mempercepat proses penemuan obat-obatan mutakhir sekaligus memodernisasi infrastruktur teknologi informasi perusahaan melalui pemanfaatan layanan cloud terdepan dan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab.
Langkah strategis tersebut diambil guna menjawab tantangan besar dalam penanganan penyakit kronis serius seperti obesitas dan diabetes yang menjadi fokus utama perusahaan.
Sebagai wujud nyata dari nota kesepakatan ini, kedua belah pihak mendirikan pusat inovasi bersama atau hub co-innovation AI khusus di kota London, Inggris.
Fasilitas terpadu ini mempertemukan para insinyur AWS, spesialis kecerdasan buatan, dan ilmuwan terapan dengan tim peneliti internal Novo Nordisk untuk bekerja dalam satu ekosistem kolaboratif.
Melalui sinergi ini, integrasi data genomik, pencitraan medis, serta data klinis dapat diolah secara jauh lebih cepat guna memangkas rentang waktu dari identifikasi target terapeutik awal hingga tahap pengujian klinis pada manusia.
Kolaborasi ini turut melibatkan pemanfaatan teknologi lanjutan seperti Amazon Bio Discovery, Amazon Bedrock, dan Amazon Bedrock AgentCore untuk memberdayakan lebih dari 25.000 karyawan Novo Nordisk secara global.
Presiden dan Chief Executive Officer Novo Nordisk, Mike Doustdar, menyatakan bahwa kolaborasi dengan penyedia layanan awan global ini merupakan langkah fundamental untuk menjadikan teknologi cerdas sebagai motor penggerak utama inovasi perusahaan.
Menurutnya, penggabungan keahlian ilmiah di bidang terapi penyakit kronis dengan infrastruktur komputasi yang aman dan dapat diperluas sesuai kebutuhan akan menghasilkan solusi nyata bagi jutaan pasien di seluruh dunia.
Senada dengan hal tersebut, Chief Executive Officer AWS, Matt Garman, menegaskan bahwa fokus utama dari kemitraan strategis ini adalah menghadirkan obat yang tepat kepada pasien dengan kecepatan yang belum pernah dicapai sebelumnya.
Dalam kerangka kerja sama ini, AWS resmi ditetapkan sebagai penyedia cloud pilihan dan mitra strategis kecerdasan buatan bagi seluruh lini operasional Novo Nordisk.
Perusahaan farmasi terkemuka tersebut telah mencatatkan sejumlah efisiensi terukur, termasuk pemangkasan durasi penyusunan dokumentasi klinis serta peningkatan produktivitas kerja secara signifikan.
Di samping itu, pemanfaatan layanan mutakhir seperti Amazon Bio Discovery dan Amazon Bedrock memungkinkan para periset untuk merancang terapi baru dengan akurasi tinggi.
Ekspansi teknologi ini tidak berhenti pada ranah riset laboratorium saja, melainkan meluas hingga ke berbagai unit bisnis perdagangan dan layanan kesehatan milik Amazon lainnya.
Novo Nordisk menjajaki integrasi strategis dengan lini bisnis seperti Amazon Pharmacy, Amazon Ads, dan Amazon One Medical guna mengubah paradigma pemasaran serta memperluas aksesibilitas terapi baru bagi masyarakat luas.
Dengan rekam jejak panjang Novo Nordisk sejak tahun 1923 yang kini menjangkau lebih dari 170 negara, aliansi teknologi bersama AWS diproyeksikan menjadi standar baru dalam transformasi digital industri kesehatan global masa depan. (ret/hdl)

5 hours ago
4







































