Petugas gabungan sita lapak PKL dari enam ruas jalan di Kebon Jeruk

22 hours ago 15

Jakarta (ANTARA) - Petugas Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) membongkar hingga menyita lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang di trotoar enam ruas jalan wilayah Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Rabu.

Kasatpol PP Jakarta Barat, Herry Purnama saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu, mengatakan, pembongkaran itu telah diawali oleh sejumlah sosialisasi dan pemberitahuan sebelumnya, hingga akhirnya pemangku kelurahan mengeluarkan surat peringatan berjenjang.

"Kita tertibkan sesuai prosedur, jadi didahului sosialisasi dan pemberitahuan," ujar Herry.

Herry mengatakan, para PKL itu selama ini tetap mengokupasi lahan yang seharusnya tidak digunakan untuk berdagang, termasuk trotoar, badan jalan hingga bantaran kali.

"Para pelanggar ini menempati lokasi-lokasi yang dilarang Perda nomor 8 tahun 2007 (tentang ketertiban umum). Jadi selama ini belum sadar, trotoar, bahu jalan, dipakai berdagang," kata Herry.

Sementara itu, Lurah Sukabumi Utara, Ali Sahidin mengatakan, enam ruas jalan yang disisir petugas adalah Jalan Lapangan Bola, Jalan Masjid Assurur, Jalan Panjang Arteri Pos Pengumben, Jalan Bang Pitung, Rawa Belong dan Jalan E.

Hasilnya, petugas menyita lapak, gerobak, bangku, payung serta odong-odong milik enam PKL. Selain itu, petugas juga melakukan penghalauan bengkel ban yang mengokupasi trotoar di Jalan Bang Pitung.

"Di Jalan Bang Pitung, petugas juga membongkar lim palet yang menutupi saluran sepanjang 30 meter, termasuk mengimbau kepada pemilik kios pedagang kembang/bunga untuk tidak meletakkan dagangannya di trotoar. Hasil penertiban diangkut armada menuju gudang Satpol PP Kecamatan Kebon Jeruk," ujarnya.

Ia berharap, kegiatan ini akan memberi efek jera sehingga para pedagang tidak lagi menyalahgunakan trotoar untuk membuka lapak.

"Kami berharap semua pihak menyadari trotoar itu bagi pejalan kaki sehingga tidak menyalahgunakan fungsi trotoar dan membuat kawasan jadi kumuh," imbuhnya.

Baca juga: 42 ton sampah dan lumpur diangkut dari Kali Phb Moh Mansyur Tambora

Baca juga: Pemkot dan DPRD ajak perempuan lebih siap jaga ketahanan pangan

Baca juga: Parekraf Jakbar perkuat digitalisasi dan kemandirian pelaku usaha

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |