Summary Point
- Bank Muamalat menghadirkan pengajuan pembiayaan emas syariah secara digital melalui Muamalat DIN
- Produk Solusi Emas Hijrah mencatat pertumbuhan pembiayaan 33 kali lipat sepanjang 2025
- Digitalisasi ditujukan untuk menjangkau generasi muda dan memperluas inklusi keuangan syariah
- Pembiayaan emas dilengkapi asuransi sebagai mitigasi risiko fluktuasi harga
Jakarta (pilar.id) – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk semakin agresif mengembangkan pembiayaan emas syariah sebagai bagian dari strategi penguatan bisnis ritel dan consumer banking. Melalui produk Solusi Emas Hijrah, bank syariah pertama di Indonesia ini kini memungkinkan pengajuan pembiayaan emas dilakukan sepenuhnya secara digital lewat aplikasi Muamalat DIN.
Langkah ini menandai percepatan transformasi digital Bank Muamalat sekaligus menjawab meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai aset lindung nilai dan instrumen diversifikasi investasi yang likuid. Dengan proses yang lebih ringkas dan fleksibel, pengajuan pembiayaan emas tidak lagi bergantung pada layanan tatap muka di kantor cabang.
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, menilai digitalisasi pembiayaan emas berpotensi menjadi katalis pertumbuhan baru. Menurutnya, kemudahan akses melalui mobile banking diharapkan mampu memperluas basis nasabah, khususnya dari kalangan generasi muda yang akrab dengan layanan keuangan digital.
Di sisi manajemen risiko, Bank Muamalat tetap menempatkan prinsip kehati-hatian sebagai fondasi utama. Pembiayaan emas syariah ini telah dilengkapi dengan perlindungan asuransi guna mengantisipasi volatilitas harga emas di pasar global, sehingga memberikan rasa aman bagi nasabah maupun bank.
Dari sisi pengalaman pengguna, pengajuan pembiayaan melalui Muamalat DIN dirancang sederhana. Nasabah cukup masuk ke aplikasi, memilih menu pembiayaan, lalu mengikuti alur pengajuan sesuai panduan yang tersedia. Digitalisasi ini memangkas waktu proses sekaligus meningkatkan efisiensi layanan.
Potensi pasar pembiayaan emas syariah dinilai masih terbuka lebar. Bank Muamalat menargetkan perluasan inklusi keuangan dengan menawarkan Solusi Emas Hijrah tidak hanya kepada nasabah eksisting, tetapi juga masyarakat yang belum tersentuh layanan pembiayaan emas berbasis syariah.
Kinerja produk ini pun menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga Desember 2025, pembiayaan Solusi Emas Hijrah tercatat melonjak 33 kali lipat secara tahunan (year on year) dengan nilai pertumbuhan mencapai Rp1,1 triliun. Jumlah rekening pembiayaan emas juga meningkat signifikan sebesar 1.218% (yoy) menjadi 24.335 rekening.
Capaian tersebut mempertegas peran pembiayaan emas syariah sebagai salah satu motor pertumbuhan baru Bank Muamalat, seiring dengan penguatan ekosistem perbankan syariah digital di Indonesia. (ret/hdl)

4 hours ago
7

















































