Permasalahan dengan pedagang es gabus selesai secara kekeluargaan

1 day ago 10

Jakarta (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0501 Jakarta Pusat memastikan permasalahan antara anggotanya, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dengan pedagang es gabus telah selesai secara kekeluargaan.

"Permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kami bersyukur, semuanya dapat berjalan dengan baik," kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0501 Jakarta Pusat Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman di Jakarta, Rabu.

Dandim menegaskan bahwa sebagai institusi yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kedekatan dengan rakyat, pihaknya memastikan bahwa setiap prajurit di lapangan bertugas dengan mengedepankan sikap persuasif, komunikasi yang baik, serta menghormati masyarakat dalam berbagai situasi.

Menurut dia, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen perbaikan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi internal dan memperkuat pembinaan satuan serta personel di lapangan, khususnya dalam hal komunikasi sosial dan kepekaan terhadap dinamika masyarakat.

Langkah ini kata dia, dilakukan agar setiap potensi kesalahpahaman dapat dicegah sejak awal dan tidak berkembang menjadi isu yang dapat menimbulkan mispersepsi di publik.

Baca juga: Ini penjelasan anggota TNI-Polri terkait penangkapan pedagang es gabus

"Tidak ada niat sedikit pun untuk merugikan warga. Kami menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan dengan rakyat," ujarnya.

Alam menegaskan bahwa peristiwa yang berawal dari kesalahpahaman di lapangan antara aparat kewilayahan TNI-Polri dengan seorang pedagang es, telah diselesaikan secara baik melalui pendekatan kekeluargaan antara pihak-pihak terkait.

Terkait kejadian tersebut, pada Senin (26/1), Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, bersama pihak-pihak terkait telah berkomunikasi langsung dengan Sudrajat di kediamannya di Desa Rawa Panjang, Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

Melalui dialog terbuka, kesalahpahaman yang terjadi dapat diluruskan dan diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga tidak menyisakan persoalan di kemudian hari.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta mengedepankan klarifikasi melalui jalur resmi.

Baca juga: Polisi pastikan es gabus aman dan layak konsumsi

"Sinergi dan saling pengertian antara TNI AD dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga suasana yang kondusif, aman dan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat," katanya menambahkan.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |